Hanya Punya Dua Tangan

Tidak apa-apa ya cerita sedikit (baca curhat).

Padahal 90% postingan di blog ini isinya curhat semua, hihihi.

Dulu ketika menjadi mahasiswa tingkat satu (2 semester awal), sama sekali tidak ada kegiatan lain yang dilakukan selain kuliah. Jadi, setiap hari hanya ngurusin kuliah saja, kuliah-pulang—kuliah-pulang. Memang, nilai bagus, tapi setelah pulang kampung halaman, baru sadar, masak iya hanya itu saja yang saya lakukan di perantauan???.

Mulailah terpikir ingin mengerjakan banyak hal di perantauan. Di dalam kampus, Saya mengikuti tiga Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), kalau di luar kampus saya ikut beberapa pendidikan, sudah 3 kali jadi santri. Kesannya memaksakan, iya memang dipaksakan.

Akhirnya, satu pun dari semua kegiatan itu tidak ada yang maksimal dikerjakan. Kita manusia apakah bisa maksimal dalam mengerjakan semua kegiatan dalam satu waktu? hm…sepertinya akan sulit.

Kita manusia hanya punya dua tangan, kreatif untuk melakukan semua hal itu bagus, tapi jangan lupa fokus. Kurangi aktivitas yang sekiranya tidak begitu penting.

Jangan Tidur Lagi Setelah Shubuh

Senang sekali membahas tentang tidur. Banyak sekali tulisan saya di blog ini tentang tidur. Banyak orang menilai aktivitas ini adalah aktivitas sederhana, padahal sebenarnya ini merupakan aktivitas istimewa.

Bayangkan saja, dalam 1 hari ada 24 jam, sementara kita tidur rata-rata 8 jam sehari, itu artinya 1/3 dari waktu sehari. Jika umur kita 60 tahun, berarti selama 20 tahun waktu kita untuk tidur saja, ckckck.

Jangan tidur lagi setelah shubuh, lebih baik beraktivitas, apa saja silahkan, bisa olahraga, membaca, atau jalan-jalan. Kalau sudah beraktivitas pagi-pagi sekali, InsyaAllah aktivitas di siang hari akan lebih produktif.

Kalau saya, setelah shubuh walaupun ngantuk, tetap saja olahraga, ngantuknya ditahan, nanti lama-lama berhenti kok. Nah, nanti kalau sudah waktu dhuha, baru mulai tidur, hihihi. Yang penting kan tidak langsung tidur habis shubuh, hohoho.

Olahraga yang Baik

Bagaimana olahraga yang baik? apakah beladiri itu yang terbaik? futsal? renang? basket? bulutangkis? lari? voli? jogging? sit up? push up?

Ops, begini ya, olahraga yang paling baik itu adalah olahraga yang tanpa mengganggu aktivitas dan fisik kita. Misalkan, kita memaksa tubuh ini untuk lari 10 km, kita berlari 10 km, akhirnya berjalan pun susah, tubuh terlalu letih untuk melakukan aktivitas lain, dan lebih parahnya lagi kalau sampai cidera.

So, olahraga itu baik, akan lebih baik jika olahraganya “cukup”, cukup untuk melatih tubuh ini agar selalu fit setiap saat. Jangan memaksakan diri, aktivitas kita bukan hanya olahraga saja bukan?