Persiapan Pelantikan

Yang paling penting adalah faktor kesehatan, faktor fisik. Ceritanya mau dilantik jadi santri, tepatnya di gunung, selama kurang lebih 4 hari. Tidurnya sendiri-sendiri di hutan. Semoga dilancarkan, aamiin.

Baru bangun siang tadi, langsung bergegas ke kolam renang. Persiapan pelantikannya mending olahraga di kolam renang saja, hahaha. 

Kolam UPI sekarang sedang diperbaiki untuk persiapan PON kalau tidak salah. InsyaAllah akan semakin nyaman dan bersih. Tidak biasanya renang siang hari, ditambah hujan. Siang, karena sekarang tiket di kolam UPI bakalan tutup kalau sudah jam 4 sore, yah perubahan jadwal lagi.

Ada lagi, sekarang kemana-mana membawa beban berat, biasanya membawa 4 atau 5 botol mineral 1,5 liter di tas/ransel. Sambil membawa beban berat, sambil jalan jongkok atau push up. Yah, ini mau karena…karena…karena disuruh pelatih.

Harus mau, namanya juga ikhtiar, biar nanti tidak cidera…hehehe.

Ada yang Tenggelam

Sunset di kolam renang UPI

Ini kisah nyata. Sedang renang, tidak disangka-sangka ada 3 sahabat datang yang seorganisasi dengan saya di kampus. Saya menyapa, mereka pun juga begitu. Mereka mendekat dan tidak lama langsung “join” berenang.

Wah, luar biasa, selain jago membaca Al-Qur’an, ternyata mereka jago juga berenang, meskipun ada juga seorang yang masih dalam tahap belajar. Kolam renang hari itu sepi. Dua orang dari mereka pergi ke papan loncat kolam renang untuk berfoto ria. Berarti hanya ada aku dan seorang saja sekarang di kolam, namanya Fikri.

Awalnya dia berenang di area yang aman, tidak begitu dalam, hanya seleher. Saya berenang seperti biasa, bolak-balik kolam renang, dan begitu seterusnya, tidak begitu memperhatikan Fikri. Tiba-tiba Fikri nekat ke area tengah kolam. Dia berteriak sembari melambaikan tangan. Suaranya tidak begitu jelas, sangat tidak jelas. Saya malah tidak mendengarnya sama sekali karena keasyikan berenang. Kami berjarak 25 meter di kolam itu. Syukurnya ketika arah balik, saya melihat ada orang seperti mengamuk, dan ternyata itu Fikri.

Saya berenang sekuat tenaga untuk meraihnya, dan Alhamdulillah masih sempat. Untung saja staminanya kuat, sehingga bisa bertahan kurang lebih selama satu menit. Ya ampun, kalau telat sedikit saja, saya pastikan dia sudah meninggal. Betapa pentingnya bisa berenang, baik untuk menyelamatkan diri sendiri ataupun orang lain.

Berani Loncat 10 Meter Gara-gara…

Suatu saat di kolam renangUPI, saya melihat sepasang kekasih yang yah mungkin karena tidak ada tempat lain, memilih kolam renang sebagai tempat kencan mereka. Yang berenang hanya cowoknya saja, ceweknya hanya memperhatikan.

Tidak lama berselang, sang cowok naik ke papan loncat kolam renang. Tidak tanggung-tanggung, Dia langsung naik pada tingkat 10 meter. Kebetulan saya juga bersama teman ada di sana, bukan karena ingin loncat, tapi hanya berfoto ria, he.

Si cowok itu mengajak kami loncat, kami hanya tersenyum menolaknya, “silahkan mas”. Dia bilang “kalau dilihat dari atas, kok kelihatan tinggi banget ya”. Tidak lama kemudian, saya memalingkan perhatian dari sang cowok. Tiba-tiba cowok itu loncat saja. Saya melihat ke arah loncatan, cowok itu menghilang, ya ampun! ternyata dia sudah loncat!.

Saya jelas kaget, setelah melihat ke arah bawah, ternyata ada kekasihnya yang memberikan semangat dan tepuk tangan. Huhh! ternyata dia berani loncat karena kekasihnya, karena cinta. Betapa cinta bisa membuat orang melakukan hal yang terkadang dia tidak ingin melakukannya. Sungguh, orang akan menjadi berani karena cinta.

Memilih Ratusan Skripsi

Pergi ke perpustakaan niat awalnya untuk internetan saja. Tapi malah ditengah internetan ingat dosen pembimbing skripsi. Yasudah pergi ke lantai dua perpustakaan dimana ada ratusan contoh skripsi alumni dari jurusan Pendidikan Ilmu Komputer UPI Bandung.

Nah, tiba-tiba malah bingung, mau memilih contoh skripsi yang mana? kalau bingung terus bisa-bisa sudah pusing duluan. Ternyata gampang untuk memilih contoh skripsi yang bagus,
1. Pilih skripsi dua tahun terakhir
2. Pilih judul skripsi yang berkaitan dengan topik skripsi Anda
3. Pilih skripsi yang dosen pembimbingnya adalah dosen pembimbing skripsi Anda saat ini

Cukup acuannya itu saja untuk memilih contoh skripsi, he. Biar tidak pusing saja melihat tumpukan ratusan skripsi.

Perpisahan PPL di SMP Kartika XIX-2 Bandung

SMP Kartika XIX-2 Bandung

Alhamdulillah, kegiatan PPL telah selesai. Kurang lebih satu semester lamanya belajar menjadi guru, berbaur dengan siswa, mengajar ekstrakurikuler, piket setiap minggu, membuat administrasi seperti RPP, buku agenda guru, program semester, program tahunan, dan masih banyak lagi. Benar-benar pengalaman yang berharga.

Perpisahan PPL di SMP Kartika XIX-2 Bandung berlangsung hari Senin tanggal 21 Desember 2015. Tidak begitu lama acaranya, hanya sekitar 1 jam lebih sedikit. Acaranya pun tidak ribet, dimulai dari pembukaan, sedikit sambutan, penutup, dan makan-makan.

PPL SMP Kartika XIX-2 Bandung
Perpisahan PPL di SMP Kartika XIX-2 Bandung

Ada yang sedikit aneh, karena acaranya mendadak, kami di antara praktikan PPL bertukar peran. Saya sebagai ketua PPL seharusnya memberikan sambutan, tapi malah kebagian membaca Al-Qur’an. Jadi begini latar belakangnya, awalnya saya lah yang akan memberikan sambutan ketua. Kemudian yang bersedia membaca Al-Qur’an tidak ada, jadi saya tawarkan salah seorang praktikan PPL untuk menggantikan saya memberikan sambutan, kemudian saya yang membaca Al-Qur’an, hihihi. Mengalah saja, itu lebih baik bukan?