Mengikuti Kajian Ustadz Abdul Somad di Bandung

Alhamdulillah, akhirnya bisa melihat beliau secara langsung, Ustadz Abdul Somad. Sering dan senang sekali mendengar kajian beliau. Biasanya saya mendengarkan kajian beliau via Instagram.

Ada banyak jadwal beliau di Bandung, namun saya hanya hadir pada dua tempat saja, yaitu di masjid Raya Bandung dan masjid Salman ITB. Ketika mengikuti kajian beliau di Masjid Raya Bandung, saya jalan kaki dari kosan, luar biasa ramainya, padat sekali. Baik di dalam masjid maupun di luar dipenuhi banyak jamaah. Pantas saja Ibu kos pun tahu tentang jadwal kajian ini:

Saya: Buk, kalau ke masjid raya naik angkot apa?
Ibu kos: mau ke Ustadz Abdul Somad ya?
Saya: (wadaw!)

Jamaah yang hadir banyak membawa bekal makanan. Mereka datang jauh sebelum acara dimulai. Saya datang 2 jam sebelum acara dimulai, itupun sudah tidak bisa masuk lagi di ruang utama karena penuh, MasyaAllah, antusias warga Jawa Barat khususnya Bandung luar biasa. Begitu pun ketika beliau ceramah di masjid Salman ITB, sangat ramai!, saya yang datang 3 jam sebelum acara melihat langsung di ruang utama masjid Salman sudah dipenuhi para pendengar setia Ustadz Abdul Somad.

Kajian Ustadz Abdul Somad
Kajian Ustadz Abdul Somad di Masjid Salman ITB (1 April 2018)
Iklan

Pengalaman Mengikuti Titian Karir ITB

Sekitar seminggu lalu mengikuti acara ini, tapi baru diposting sekarang, he. 

Dari semua Job Fair yang pernah saya ikuti, Titian Karir ITB inilah yang paling saya sukai. Mengapa? karena baru 3 hari setelah apply di beberapa perusahaan, sudah terdapat 3 panggilan tes dari perusahaan-perusahaan besar, cepat kan? hahhay!. Dan juga, para Job Seeker yang hadir menurut saya tidak begitu ramai, jadi tidak sesak.

Tidak seperti ketika saya mengikuti Career Days UGM yang begitu sesak, sulit untuk bergerak dan untuk apply antriannya sangat panjang. Berikut beberapa dokumentasi stand perusahaan pada Titian Karir ITB periode Maret 2018:

Pengalaman Mengikuti Karir Expo Bandung

Jujur, ikut Job Fair yang ini sama sekali tidak ada niatan untuk melamar pekerjaan di sana. Ikutan acara ini ya buat nambah-nambah postingan blog ini, hehehe, dan juga karena waktu lagi luang ditambah kosan tidak begitu jauh dari TKP. Karir Expo yang berada di Bandung ini diselenggarakan oleh Media Kreasi Production.

Sebenarnya tidak begitu banyak perusahaan yang ikut berpartisipasi, namun perusahaan yang ikut menurut saya lumayan bagus-bagus, kebanyakan perusahaan farmasi. Diantara perusahaan tersebut di antaranya Kalbe Farma, Combiphar, Konimex, Sepulsa, Eigerindo, Polyfilatex, dll.

Yang menarik menurut saya adalah PT Eigerindo dan PT Polyfilatex, stand mereka banyak dikunjungi para Job Seeker.

Pengalaman Mengikuti Career Days UGM

Job Fair ini diselenggarakan oleh ECC (Engineering Career Center) UGM. Walaupun acaranya dua hari (3-4 Maret 2018), saya hanya hadir ketika hari pertama saja, dan langsung balik ke Bandung pada hari itu juga karena ada seseorang yang harus ditemui, he.

Acaranya berlangsung di Graha Sabha Pramana (GSP) UGM. Terdapat sekitar 60-an perusahaan yang berpartisipasi, salah satunya adalah PT. Angkasa Pura II. Karena PT. Angkasa Pura II inilah yang membuat saya berangkat ke Yogyakarta. Namun setelah sampai disana, minimum tinggi pelamar yang dicari PT. Angkasa Pura adalah 170 cm, wow! (sudah terseleksi duluan, ahhay!). Akhirnya saya pun mengurungkan niat mendaftar di perusahaan tersebut.

Baik di lantai 1 dan 2, para Job Seeker berdesakan karena begitu banyak yang hadir. Antrian untuk melamar perusahaan besar cukup panjang. Namun, ada pula perusahaan merekrut via online, ini bagus mengingat jumlah peserta yang hadir membludak, mungkin karena hari pertama.

Career Days oleh ECC UGM ini menurut saya sangat rapih, keren banget dah!

Calo Bus Terminal

Sedikit berbagi pengalaman. Banyak sekali kita temukan calo di terminal. Mereka mencari mangsa, menawarkan tiket dengan tarif fantastis, super mahal. Berikut cara efektif jika hendak bepergian menggunakan bus:

  1. Lihat dulu jadwal keberangkatanDimana? tentu saja di internet, terdapat banyak informasi di sana. Kalau tidak begitu, kita hanya akan lama menunggu di terminal, atau bahkan tidak dapat bus.
  2. Lihat tarif di internet. Ini pun juga penting. Untuk tahu standar tarif bus yang hendak dipakai.
  3. Kalau mahal, mending naik langsung. Jika di loket harga tiket mahal, mending naik langsung saja di bus. Biasanya dengan begitu, harga tiket lebih murah jika dibandingkan dengan harganya di loket, apalagi kalau belinya di calo, beuh!

Kalau ada calo menawarkan tiket, sudahlah… jangan dipedulikan, cuek saja.

Sugeng Rahayu
Bus Sugeng Rahayu

Ini adalah bus yang saya gunakan ketika pulang (Yogyakarta-Bandung), bus Sugeng Rahayu. Busnya bagus dan bersih, executive. Untuk kelas executive, harganya tidak begitu mahal, Rp. 120.000. Di dalamnya terdapat 2 TV, bisa charging HP, terdapat selimut, dll. Oia, terdapat juga wifi, tapi saya belum coba (lupa). Lain kali kalau naik lagi mau coba wifi ah, hehehe.